Bank Indonesia Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga di Tengah Stimulus Pemerintah
Bank Indonesia menyatakan sistem keuangan nasional tetap stabil dan resilient menyusul keputusan pemerintah untuk meluncurkan paket stimulus ekonomi baru. Gubernur BI menegaskan bahwa lembaganya akan terus berkoordinasi erat dengan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memastikan kebijakan moneter dan makroprudensial mendukung pemulihan ekonomi tanpa mengorbankan stabilitas. Likuiditas perbankan dinilai cukup kuat untuk mendukung ekspansi kredit ke sektor produktif.
BI mengapresiasi langkah-langkah pemerintah yang terfokus pada penciptaan lapangan kerja dan perlindungan sosial, yang secara fundamental dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Sinergi antara otoritas fiskal dan moneter ini dianggap krusial untuk menavigasi ketidakpastian global dan menjaga kepercayaan pasar. Pengawasan terhadap implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE) juga terus dilakukan untuk mendukung stabilisasi nilai tukar.
Dengan pendekatan berhati-hati dan komunikasi yang transparan, BI berkomitmen untuk menjaga inflasi tetap rendah dan terkendali, yang merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Stabilitas sistem keuangan yang terjaga diharapkan dapat menjadi enabler bagi upaya pemerintah dalam merekatkan kesenjangan ekonomi dan memperkuat ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan.
Entitas dalam Berita
Organisasi: Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pemerintah